Dan yang paling banyak terpotret adalah sesuatu yang semakin pudar di kalangan masyarakat metropolitan...
SENYUM
Senyum adalah benda yang paling mudah untuk dilakukan. Hanya perlu sesaat utk mengukir senyum dan beberapa saat lagi untuk mempertahankan senyum agar terkeluar la aura keikhlasan dia.
Tu teori je la, cakap memang senang, tapi nak walk the talk tu yang perlu rujuk encik azam bin tekad.
Especially kalau keje gomen, dengan melayan karenah pelanggan, bos dan workload yang setinggi KLCC, memang mampu mengketatkan wajah, disamping mencetuskan pengepokpekan tanpa henti-henti. Isk, sadis... Kalau masih baby, mungkin masih terselit elemen kechomelan, tapi kalau dah tua berkerut...huhu...pikirkan sendiri la cemana gayanya.
![]() |
| [kredit] |
Sabda Rasulullah:
Janganlah sekali-kali engkau meremehkan kebaikan, walaupun sekadar bertemu saudaramu dengan wajah yang ceria [Riw Muslim]Allah berfirman:
...Dan kalaulah engkau bersikap kasar lagi keras hati, tentulah mereka lari dari sekelilingmu... [3:159]Hmm...kalau nak claim sebagai 'professional', ini memang super essential dalam perkhidmatan.
Kalau nak claim sebagai 'penyeru kepada kebaikan', ini memang vital element yang perlu ada dalam komunikasi *muhasabah diri...*
Lain-lain sebab kenapa kita perlu senyum, menurut Mark Stibich, the top 10 reasons are:
- Smiling Makes Us Attractive
- Smiling Changes Our Mood
- Smiling Is Contagious
- Smiling Relieves Stress
- Smiling Boosts Your Immune System
- Smiling Lowers Your Blood Pressure
- Smiling Releases Endorphins, Natural Pain Killers and Serotonin
- Smiling Lifts the Face and Makes You Look Younger
- Smiling Makes You Seem Successful
- Smiling Helps You Stay Positive
Senyuman itu free, tapi sangat priceless.
Senyuman itu dilontar-lontar, tetapi tempat tujunya tersimpul erat di hati.
Senyuman itu susah?
Tapi bukan mission imposibel, asal mahu muhasabah diri.
Kongsikan kehebatan senyuman dengan orang di sekeliling kita, kerana erti hidup pada memberi.
Apa lagi??
Jom, 'Fastabiqul Khairat'!!!
Pis ^^













